AI untuk Kaum Amatir

Sebagai programmer amatir, saya sangat terbantu dengan bantuan AI untuk menyelesaikan program. Saya fokus pada alur program dan tidak disibukkan dengan kode-kode yang diulang-ulang. Kebanyakan list, cread, update, delete. Validasi form dan sebagainya. Bosan juga.

Namun menggunakan AI juga artinya biaya. Menggunakan AI tidak gratis, kalau yang gratisan, beberapa saat akan macet karena tokennya habis.

Tidak masalah jika kita adalah programmer professional, namun jika kita programmer amatir, yang belum tentu mendapat pemasukan dari kegiatan coding kita, maka mainan vide coding hanya akan menambah pengeluaran.

Tadi saya curhat ke kawan-kawan programmer Trenggalek. Dan katanya ada beberapa alternatif yang bisa dicoba:

Dari kawan Abid:

pake opencode aja pack
atau pake openrouter yang gratisan
eh windsurf 1.6 juga lagi gratis

Juga dari kawan saya Eko:

Kilo sama opencode gak habis habis
@Cak Edy Santoso opencode juga bisa ditambahi gratisan dari cloudflare

Oke kawan-kawan terimakasih. Nanti dicoba ๐Ÿ™‚

Jam Suara di Home Assistant

Ramadhan 1447H adalah ujian berat bagi saya karena penglihatan bapak saya yang semula masih 5% sekarang benar-benar tidak bisa melihat. Gelap.

Ini membuat beliau tidak tahu waktu. Jangankan waktu, membedakan siang dan malam saja tidak bisa. Oleh sebab itu saya melengkapi automation pada HA saya dengan jam berbicara untukย  sedikit membantu bapak saya mengenali waktu.

Saya menggunakan HA yang saya hubungkan dengan speaker google.

  1. Setiap jam, buat ucapan selamat pagi, siang, sore, atau malam, lalu sebutkan hari dan tanggal serta jam.
  2. Apabila speaker google dalam keadaan berbunyi, mungkin pas adzan atau dzikir, maka ucapan tidak dilakukan.
  3. Set volume ke 60% saat pengucapannya, dan kembalikan ke volume awal saat sudah selesai.

Selanjutnya »

Modernisasi Google Apps Script: Membangun Automasi Sheets dengan Clasp & VS Code

Saya diminta seorang kawan untuk membuatkan aplikasi catatan amal ramadhan menggunakan Google Form. Tapi sebagai seorang programmer, menggunakan Google Form untuk sebuah aplikasi dengan identifikasi pengguna sangat sulit, kalaupun bisa sangat rentan kesalahan.

Akhirnya saya mencoba mensiasatinya dengan Google Apps Script. Alasannya sih sederhana. Aplikasi ditaruh di infrastruktur Google dan gratis. Walaupun tidak mudah sama sekali ๐Ÿ™‚ Karena semua harus dilakukan di server, tidak seperti PHP misalnya, yang langsung ubah skrip langsung bisa dilihat hasilnya.

Akhirnya saya dibantu Clasp, satu model coding di lokal lalu push ke Google, walaupun kita tidak bisa melakukan testing, namun kita terbantu dengan penggunaan antigrafity. AI lah :).

Banyak pengembang terjebak menggunakan editor web bawaan Google Apps Script (GAS) yang terbatas. Dengan menggunakan Clasp (Command Line Apps Script Projects), kita bisa memindahkan seluruh proses pengembangan ke komputer lokal (VS Code), memberikan kontrol penuh dan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

Selanjutnya »

Perjalanan Membuat 2 Saklar ESP32 dengan ESPHome

Ini adalah hasil diskusi saya dengan ChatGPT untuk membuat saklar menggunakan ESP Home. Serta mengintegrasikannya dengan Home Assistant. Cara ini sudah saya coba dan work. Silahkan…

Ada satu momen menyenangkan dalam dunia IoT: ketika baris kode sederhana berubah menjadi saklar fisik yang benar-benar menyala dan mati.

Dan kabar baiknya โ€” kita tidak perlu Arduino IDE yang ribet. Dengan ESPHome, semuanya terasa lebih bersih, lebih terstruktur, dan jauh lebih nyaman โ€” apalagi kalau Anda bekerja di Ubuntu.

Mari kita mulai dari nol, sampai saklar muncul di Home Assistant. Selanjutnya »