Jam Suara di Home Assistant

Ramadhan 1447H adalah ujian berat bagi saya karena penglihatan bapak saya yang semula masih 5% sekarang benar-benar tidak bisa melihat. Gelap.

Ini membuat beliau tidak tahu waktu. Jangankan waktu, membedakan siang dan malam saja tidak bisa. Oleh sebab itu saya melengkapi automation pada HA saya dengan jam berbicara untuk  sedikit membantu bapak saya mengenali waktu.

Saya menggunakan HA yang saya hubungkan dengan speaker google.

  1. Setiap jam, buat ucapan selamat pagi, siang, sore, atau malam, lalu sebutkan hari dan tanggal serta jam.
  2. Apabila speaker google dalam keadaan berbunyi, mungkin pas adzan atau dzikir, maka ucapan tidak dilakukan.
  3. Set volume ke 60% saat pengucapannya, dan kembalikan ke volume awal saat sudah selesai.

Selanjutnya »

Perjalanan Membuat 2 Saklar ESP32 dengan ESPHome

Ini adalah hasil diskusi saya dengan ChatGPT untuk membuat saklar menggunakan ESP Home. Serta mengintegrasikannya dengan Home Assistant. Cara ini sudah saya coba dan work. Silahkan…

Ada satu momen menyenangkan dalam dunia IoT: ketika baris kode sederhana berubah menjadi saklar fisik yang benar-benar menyala dan mati.

Dan kabar baiknya — kita tidak perlu Arduino IDE yang ribet. Dengan ESPHome, semuanya terasa lebih bersih, lebih terstruktur, dan jauh lebih nyaman — apalagi kalau Anda bekerja di Ubuntu.

Mari kita mulai dari nol, sampai saklar muncul di Home Assistant. Selanjutnya »

Install Home Assistant melalui Portainer

Sebelumnya saya telah membuat artikel tentang bagaimana melakukan instalasi Docker dan Portainer yang “Clean”. Portainer adalah Docker Manager berbasis Web. Saya sudah berumur, sudah sering lupa dengan sintak CLI. Pendekatan GUI lebih menarik bagi saya.

Saya sudah install Home Assistant 2023.6.2. Sudah 3 tahun yang lalu, dan sudah banyak yang berubah. Saya pernah menghubungkannya dengan Bardi Switch, namun sekarang sudah lupa caraya :). Karena switchnya sudah banyak yang rusak, akhirnya saat ini yang efektif hanya saya gunakan untuk membunyikan Adzan dan Dzikir di Rumah di speaker Google saya.

Beberapa hari terakhir saya tertarik untuk mencoba menggunakan ESP Home, sampai gagal beberapa kali. Kegagalan utamanya adalah Alat dikenali, namun statenya tidak dikenali. Saya putus asa. Saya berdiskusi panjang dengan open AI, dan akhirnya saya harus menyerah dengan melakukan instalasi HA (Home Assistant) versi baru.

Sengaja install HA menggunakan Docker karena kepraktisannya.

Saya menggunakan menu Stack di Portainer. Kebetulan  hanya portainer community edition sehingga caranya dengan copy paste  docker compose pada stack web editor. Sebenarnya kamu bisa saja sih menjalankannya melalui docker compose. Hanya saja saya menggunakan stack di portainer agar aplikasi-aplikasi docker saya lebih termanage dengan baik. Selanjutnya »

Membuat Jadwal Adzan di Home Assistant

Di rumah saya ini, kebetulan selain ada Home Server  dari bekas STB juga ada Google Nest, atau Speaker Google. Google Speaker ini akan langsung dikenali kalau berada dalam satu jaringan dengan Home Assistant.

Kebetulan sudah lama ada satu keinginan, bagaimana jika saat Adzan, speaker google saya juga melantunkan Adzan. Bahkan kalau dirumah saya bukan hanya adzan, namun juga bacaan sholat setiap sepuluh menit setiap Adzan, bacaan ini saya gunakan sebagai guidance Ibu saya yang menderita stroke.

Terakhir, setiap 25 menit dari Adzan Maghrib melantunkan dzikir perang dan setiap 25 menit dari Adzan Subuh melantunkan dzikir pagi.

Sebenarnya ada Islamic Prayer Times , sebagai aplikasi resmi di home assistant, namun entah kenapa dulu jika listrik padam, maka walaupun waktu sholatnya benar namun waktu bunyinya speaker google tidak sinkron. Selanjutnya »

Mengaktifkan Status entity.person di Home Assistant

Sudah lama entity person orang-orang yang ada di rumah tampilkan dalam home automation saya. Ya iseng aja, biar tampilan dashboard terlihat cantik.

Yang membuat tidak cantik adalah statusnya yang unknown. Akhirnya saya iseng cari tahu bagaimana cara mengaktifkannya.  Dengan cara ini kamu akan tahu dimana anggota keluarga berada, dan termasuk tapi kemana aja 🙂

Caranya adalah:

  1. Install Home Assistant Companion di handphone kita
  2. Hubungkan dengan Home Assistant kita (kebetulan yang punya saya bisa diakses publik melalui cloudflare tunnel)
  3. Kemudian masuk ke Setting >> Companion App >> Manage Sensor
  4. Banyak sekali sensor yang ada disitu. Cari Location Sensor >> Location Zone Enable.

Agar tidak boros bateray ada Sensor update frequency ambil yang normal aja yaitu update setiap 15 menit.

Ok, Happy home assistant ….