Sebelumnya saya telah membuat artikel tentang bagaimana melakukan instalasi Docker dan Portainer yang “Clean”. Portainer adalah Docker Manager berbasis Web. Saya sudah berumur, sudah sering lupa dengan sintak CLI. Pendekatan GUI lebih menarik bagi saya.
Saya sudah install Home Assistant 2023.6.2. Sudah 3 tahun yang lalu, dan sudah banyak yang berubah. Saya pernah menghubungkannya dengan Bardi Switch, namun sekarang sudah lupa caraya :). Karena switchnya sudah banyak yang rusak, akhirnya saat ini yang efektif hanya saya gunakan untuk membunyikan Adzan dan Dzikir di Rumah di speaker Google saya.
Beberapa hari terakhir saya tertarik untuk mencoba menggunakan ESP Home, sampai gagal beberapa kali. Kegagalan utamanya adalah Alat dikenali, namun statenya tidak dikenali. Saya putus asa. Saya berdiskusi panjang dengan open AI, dan akhirnya saya harus menyerah dengan melakukan instalasi HA (Home Assistant) versi baru.
Sengaja install HA menggunakan Docker karena kepraktisannya.
Saya menggunakan menu Stack di Portainer. Kebetulan hanya portainer community edition sehingga caranya dengan copy paste docker compose pada stack web editor. Sebenarnya kamu bisa saja sih menjalankannya melalui docker compose. Hanya saja saya menggunakan stack di portainer agar aplikasi-aplikasi docker saya lebih termanage dengan baik.
Saya dipandu Open AI untuk mengerjakan hal ini.
Saat ini saya sudah mempunyai docker dan portainer yang sudah jalan.
1. Struktur folder final (yang saya pakai)
Kita pakai satu pola konsisten:
/opt/docker/
├── stacks/
│ └── homeassistant/
│ └── docker-compose.yml
└── volumes/
└── homeassistant/
├── config/
└── media/
Kenapa begini?
stacks→ definisi aplikasi ( karena saya menggunakan portainer CE maka ini jadi kurang kepakai)volumes→ data hidup (config, db, dll)- Kalau server pindah → copy
/opt/dockerberes
2. Permission folder (ini kunci penting)
Karena kamu docker non-root, pastikan user kamu punya akses.
sudo mkdir -p /opt/docker/{stacks,volumes}
sudo chown -R cakedy:cakedy /opt/docker
sudo chmod -R 755 /opt/docker
Cek:
ls -ld /opt/docker
Harus terlihat:
cakedy cakedy
3. Buat folder Home Assistant
mkdir -p /opt/docker/stacks/homeassistant
mkdir -p /opt/docker/volumes/homeassistant/{config,media}
4. docker-compose.yml (VERSI BERSIH & AMAN)
Buat file:
nano /opt/docker/stacks/homeassistant/docker-compose.yml
Isi PASTE PENUH ini:
version: "3.9"
services:
homeassistant:
container_name: homeassistant
image: ghcr.io/home-assistant/home-assistant:stable
restart: unless-stopped
network_mode: host
privileged: true
volumes:
- /opt/docker/volumes/homeassistant/config:/config
- /etc/localtime:/etc/localtime:ro
environment:
- TZ=Asia/Jakarta
Simpan
Deploy Stack dari FOLDER (ini bagian krusial)
Sekarang ke Portainer 👇
- Stacks
- Add Stack
- Name:
homeassistant - Copas docker compose ke Build Method Hom
- Deploy the stack
Kalau sukses:
- Container muncul
- Status
running - Tidak ada error permission
Akses Home Assistant
Karena network_mode: host:
http://IP_ARMBIAN:8123
Contoh:
http://192.168.1.22:8123
Pertama kali:
- Loading agak lama (normal)
- Folder config otomatis terisi
Okey demikian, kalau kamu kesulitan bisa langsung menjalankan melalui jalan docker compose. Atau tanya ke ChatGPT 🙂
Jreng!!! Home Assistant saya sudah versi 20260128.6. Gress.

