Saatnya Beralih ke JavaScript: Dari Backend sampai Frontend!

Beberapa tahun lalu, JavaScript cuma dikenal sebagai “bahasa pemanis” di browser. Tapi sekarang? Wah, JavaScript udah jadi pemain utama di dunia web development — dari backend, frontend, sampai ke tools build yang super ngebut!

Nah, kalau kamu masih stuck di PHP, Python, atau bahkan Java untuk bikin web app, mungkin ini saat yang pas buat nyicipin ekosistem baru yang makin keren: Bun + Hono di backend dan Vite + Vue di frontend.

Backend Modern: Bun + Hono

Kalau kamu biasa pakai Node.js buat server-side JavaScript, kamu bakal suka banget sama Bun. Bun ini bukan cuma runtime kayak Node, tapi juga udah satu paket sama bundler, transpiler, dan package manager-nya sendiri. Jadi, kamu gak perlu install npm, webpack, atau babel lagi — semua udah di-handle sama Bun.

Keunggulan Bun:

  • ⚡ Super cepat (serius, benchmark-nya bisa 3–4x lebih cepat dari Node)
  • 📦 Sudah termasuk package manager (bun install itu cepet banget!)
  • 🧰 Built-in bundler dan transpiler
  • 💡 Support TypeScript tanpa konfigurasi ribet

Nah, buat framework-nya, ada Hono — web framework yang ringan banget (hanya beberapa kilobyte), tapi fiturnya lengkap kayak Express.js, bahkan lebih cepat.

Contohnya, bikin server sederhana pakai Bun + Hono:

import { Hono } from 'hono'
const app = new Hono()
app.get('/', (c) => c.text('Hello from Bun + Hono!'))
app.fire()

Jalankan aja dengan:

bun run index.js

Boom! Backend kamu udah siap jalan dalam hitungan detik.

Kalau kamu ingin mendalami lebih dalam penggunaan bun + hono, silahkan meluncur ke blog Youtube Pak Eko 🙂

 Frontend Kekinian: Vite + Vue

Sekarang kita pindah ke sisi depan alias frontend. Kalau dulu kita pakai Webpack dan setup-nya bikin stres, sekarang ada Vite — alat build buatan Evan You (pencipta Vue). Vite tuh bisa dibilang developer experience heaven — instant reload, super cepat, dan konfigurasi minimalis.

Dan ngomong-ngomong soal Evan You, tentu gak lengkap kalau gak bahas Vue.js. Vue masih jadi salah satu framework paling enak buat dipelajari dan dikerjakan. Syntax-nya bersih, komponennya rapi, dan cocok banget dipasangkan sama Vite.

Setup-nya pun gampang banget:

npm create vite@latest my-app -- --template vue
cd my-app
npm install
npm run dev

Langsung bisa coding di browser dengan hot reload yang secepat kedipan mata. ⚡

Kombinasi Mantap

Bayangin: Backend kamu jalan pakai Bun + Hono — cepat, ringan, dan modern. Frontend kamu pakai Vite + Vue — reaktif, interaktif, dan mudah dikembangkan.

1.  Silahkan belajar lebih jauh vite disini.
2. Silahkan belajar lebih lanjut vue disini.

Semuanya JavaScript. Satu bahasa untuk dua dunia. Belajar sekali, bisa bikin full-stack web app tanpa harus gonta-ganti syntax dan paradigma.

Kesimpulan

Dunia web development terus bergerak. Dan JavaScript sekarang bukan cuma tentang DOM dan event listener lagi — tapi tentang performa, modularitas, dan efisiensi.

Kalau kamu pengen ngerasain sensasi coding modern tanpa ribet setup sana-sini, Bun + Hono + Vite + Vue adalah kombinasi yang wajib kamu coba. Siap-siap jatuh cinta sama kecepatannya ❤️

Mengganti VGA Card

Beberapa waktu ini Slot “Display Port” saya rusak. Dugaan saya memang karena sudah aus / kelelahan. Karena komputer saya ini HP Compaq 8200 Elite SFF PC diproduksi 2012-10-23  dan garansinya berakhir  2015-12-11 . Sebuah komputer build up  second. dan saya beli 11/12/2021 seharga Rp. 1.6 juta kayaknya di bukalapak.

Jadi umurnya sudah hampir 12 tahun. Dan saya gunakan sudah hampir 4 tahun.

Komputer lama, namun bagi saya masih cukup enak digunakan untuk menjalankan windows 10. Dengan catatan HDD System harus diganti dengan SSD.

  1. Microprocessor Intel(R) Core(TM) i5-2400 CPU @ 3.10GHz
  2. System memory 8 GB

Masuh lumayan cepat untuk bekerja sehari hari dengan pekerjaan web programmer. Saya cukup puas.

Akhirnya saya ke tempat service yang jaraknya 2 km dari rumah saya. Maka saya memesan VGACard yang semula deal 300.000 akhirnya 300.000 itu ternyata second, dan saya ditawarin yg harganya 450.000.

Saya cek di Shopee harga sebenarnya 275.000. jadi ongkos pasangnya 450 ribu – 275 ribu sama dengan 175 ribu.

Jadi menurutmu ongkos pasang vga card 175 ribu mahal apa murah? Kalau saya sih, besuk pasti pasang sendiri karena sudah paham caranya 🙂

 

Terimakasih Cloudflare

Apapun, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Cloudflare. Tak lain dan tak bukan karena telah memberikan fasilitas koneksi ke internet dan perlindungan blog ini dari predator di dunia online dengan gratis.

Cloudflare berfikiran maju kedepan.  Dia memberikan fasilitas ke Server kelas UMKM. Tapi saya yakin dia akan semakin bertumbuh di kemudian hari.

Tidak seperti pemimpin bangsa ini… Semuanya ingin dipetik hari ini, tidak ada yang berfikir jangka panjang seperti Cloudflare.

Memulai n8n

Hari ini saya melakukan instalasi n8n via docker, tepatnya casaos docker. Apa itu n8n. Kalau bahasa saya n8n adalah integrator. Beberapa layanan diintegrasikan oleh n8n, misalnya Chat, AI, Database dan sebagainya. Agak mirip dengan Dify yang sebelumnya saya install.

Tapi menurut pengalaman saya n8n jauuuh lebih ringan dibanding Dify. Walaupun hanya diinstall di STB, namun terlihat lebih ringan dalam keadaan idle hanya memakan ram sekitar 287.39 MB.

Saya masih cari waktu untuk mencobanya, ada Youtube yang menjelaskan dengan lebih mudah : Panduan Lengkap Bikin AI Chatbot Toko Online Tanpa Koding (n8n, Telegram, Google Sheets) 

Untuk versi advancednya ada tutorial Bikin Bot Catatan Keuangan dengan n8n untuk Pemula (Bisa Upload Struk & Cek Laporan)

Selanjutnya »

Google Notebook LM

Dua hari kemarin kawan saya menunjukkan tentang aplikasi Google yang bagi saya baru yaitu Notebook LM . Dalam ksempatan itu dia menunjukkan bahwa dari sumber Youtube kita bisa meminta aplikasi ini untuk meringkaskan atau memberi perintah lain berdasarkan data yang kita berikan.

Kita bisa menambahkan bukan hanya Youtube namun bisa dokumen-dokumen lain, dan bahkan bisa gabungan banyak dokumen.

Hari ini saya melihat ada podcast Dedy Corbuzier yang baru, namun saya malas menonton. Saya hanya ingin mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan. Akhirnya saya ingat Notebook LM yang disampaikan kawan saya beberapa hari yang lalu.

Tinggal saya masukkan sumbernya, lalu saya minta membuatkan ringkasan percakapannya, bahkan bisa kita tanyakan hal lain terkait dengan percakapan itu. Dan lebih gila lagi, kalau kamu tidak mampu bertanya, kamu diberikan saran pertanyaannya.

Selanjutnya »