Hari ini saya melakukan instalasi n8n via docker, tepatnya casaos docker. Apa itu n8n. Kalau bahasa saya n8n adalah integrator. Beberapa layanan diintegrasikan oleh n8n, misalnya Chat, AI, Database dan sebagainya. Agak mirip dengan Dify yang sebelumnya saya install.
Tapi menurut pengalaman saya n8n jauuuh lebih ringan dibanding Dify. Walaupun hanya diinstall di STB, namun terlihat lebih ringan dalam keadaan idle hanya memakan ram sekitar 287.39 MB.
Saya masih cari waktu untuk mencobanya, ada Youtube yang menjelaskan dengan lebih mudah : Panduan Lengkap Bikin AI Chatbot Toko Online Tanpa Koding (n8n, Telegram, Google Sheets)
Untuk versi advancednya ada tutorial Bikin Bot Catatan Keuangan dengan n8n untuk Pemula (Bisa Upload Struk & Cek Laporan)
Berikut saya buatkan catatannya agar lebih mudah untuk digunakan latihan.
Membangun Bot AI Customer Service untuk Toko Online Tanpa Koding
Di era digital ini, memiliki bot customer service atau asisten admin otomatis untuk toko online dapat sangat membantu dalam menjawab pertanyaan pelanggan dan mengelola informasi stok barang. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah dalam membangun bot AI customer service yang terintegrasi dengan Telegram dan Google Sheets, tanpa memerlukan koding, menggunakan N8N sebagai tools otomasi utamanya.
Memahami N8N dan Tools yang Digunakan
N8N adalah sebuah tools otomasi yang memungkinkan Anda membuat sistem otomatisasi, termasuk bot. Keunggulan N8N adalah kemampuannya untuk membuat bot tanpa koding; Anda cukup menyusun node-node atau blok-blok sesuai kebutuhan. Untuk membuat bot tetap online, N8N memerlukan server.
Selain N8N, bot ini akan memanfaatkan:
- Telegram: Sebagai platform chat utama untuk berinteraksi dengan pelanggan. Meskipun WhatsApp juga bisa digunakan, Telegram dianggap lebih mudah dalam konfigurasi dan menghindari risiko nomor HP terblokir akibat API non-resmi.
- Google Sheets: Digunakan untuk menyimpan data dinamis seperti informasi stok barang, karena data ini sering berubah dan lebih fleksibel dikelola di spreadsheet dibandingkan hard-code dalam prompt.
- AI (Gemini): Sebagai otak bot yang akan memahami pertanyaan pelanggan dan menghasilkan respons yang cerdas.
Menyiapkan Bot Telegram
Langkah pertama adalah membuat bot di Telegram:
- Buka Telegram Web dan cari BotFather (pastikan yang ada tanda centangnya).
- Mulai percakapan dengan BotFather dan pilih
/newbotuntuk membuat bot baru. - Berikan nama bot Anda (contoh: Bank Admin) dan username bot (wajib diakhiri dengan
_bot, contoh:bankadminai_bot). - Setelah berhasil, Anda akan mendapatkan HTTP API token. Salin token ini karena akan digunakan untuk menghubungkan bot ke N8N.
Mengintegrasikan Telegram Bot dengan N8N
Setelah mendapatkan token, Anda bisa menghubungkan Telegram bot ke N8N:
- Di N8N, buat workflow baru.
- Tambahkan node Telegram dan pilih ‘On Message’.
- Di bagian ‘Credentials’, buat kredensial baru dan masukkan HTTP API token yang Anda dapatkan dari BotFather, lalu simpan.
- Uji koneksi dengan mengklik ‘Execute Step’ pada node Telegram dan coba kirim pesan ke bot Telegram Anda. Jika output berhasil tampil, bot Anda sudah terhubung ke N8N.
Menghubungkan N8N dengan AI (Google Gemini)
Bot Anda memerlukan kecerdasan buatan untuk merespons pertanyaan:
- Tambahkan node AI dan pilih ‘Agent’.
- Pada bagian ‘From User Message’, seret dan lepas teks pesan dari node Telegram ke sini.
- Tambahkan opsi ‘System Message’ di bawahnya. Ini adalah tempat Anda memasukkan prompt untuk bot Anda. Prompt dapat disesuaikan untuk kebutuhan toko Anda, termasuk nama bot, nama toko, alamat, dan informasi lainnya.
- Tambahkan node ‘Chat Model’ dan pilih ‘Gemini Chat Model’ yang dapat digunakan secara gratis.
- Buat kredensial baru untuk Gemini dan masukkan API Key. Anda bisa mendapatkan API Key dari Google AI Studio dengan membuat API Key baru di dashboard Anda.
- Pilih model Gemini. Disarankan menggunakan versi 2.0 atau 2.5 (terbaru) dan pilih varian ‘flash’ (contoh:
gemini-1.5-flash-001) untuk respons yang lebih cepat. Hindari varian ‘thinking’ karena responsnya akan lebih lambat. - Uji integrasi AI dengan mengklik ‘Execute Step’. Jika berhasil, output akan menampilkan respons dari AI.
- Personalisasi sapaan bot dengan memodifikasi prompt. Anda bisa menambahkan ekspresi untuk mengambil nama depan (‘first name’) dari user yang chat (dari node Telegram) dan memasukkannya ke dalam sapaan, misalnya “Halo Kak Effendy”.
Mengirim Respons Bot ke Telegram
Setelah AI menghasilkan respons, Anda perlu mengirimkannya kembali ke pelanggan melalui Telegram:
- Di ujung workflow, tambahkan node Telegram lagi dan pilih ‘Send Text Message’.
- Pada bagian ‘Chat ID’, ambil Chat ID dari node Telegram ‘On Message’ (pilih yang muncul di output).
- Pada bagian ‘Text’, ambil output respons dari node AI dan masukkan ke sini.
- Untuk menghilangkan watermark N8N pada pesan bot, double click node Telegram ‘Send Text Message’, pilih ‘Add Option’, dan matikan ‘Event N8N Attribution’.
- Aktifkan workflow N8N Anda (tombol ‘Aktifkan’ di N8N). Bot sekarang akan aktif dan merespons setiap chat.
Mengelola Stok Barang dengan Google Sheets
Untuk data yang dinamis seperti stok barang, mengintegrasikannya dengan Google Sheets adalah solusi yang fleksibel:
- Di dalam node AI ‘Agent’, pada bagian ‘Tools’, klik tambah dan pilih ‘Google Sheets’.
- Buat kredensial baru untuk Google Sheets. Ini memerlukan Client ID dan Client Secret dari Google Cloud Console.
- Di Google Cloud Console, buat project baru.
- Aktifkan Google Sheets API dan Google Drive API untuk project tersebut.
- Masuk ke bagian ‘Credentials’, buat kredensial baru ‘OAuth client ID’.
- Konfigurasikan ‘Consent Screen’ terlebih dahulu, pilih ‘Eksternal’, dan isi informasi aplikasi.
- Pilih ‘Web Apps’ untuk tipe klien, berikan nama, dan masukkan ‘Authorized Redirect URL’ yang disediakan oleh N8N.
- Setelah membuat klien, Anda akan mendapatkan Client ID dan Client Secret. Salin dan masukkan ini ke N8N.
- Penting: Publikasikan aplikasi Anda di Google Cloud Console (di bagian ‘OAuth consent screen’ pilih ‘Publish App’) agar koneksi berhasil.
- Setelah terhubung, pada pengaturan node Google Sheets di N8N, masukkan nama dokumen Google Sheet Anda (contoh: ‘stok barang’) dan nama sheet di dalamnya (contoh: ‘Sheet’).
- Ganti nama node Google Sheets Anda menjadi ‘get stock data’ sesuai dengan instruksi yang mungkin ada di prompt AI Anda.
- Uji koneksi ke Google Sheets dengan mengklik ‘Execute Step’ (pastikan workflow tidak aktif saat pengujian). Jika berhasil, N8N sudah terhubung ke Google Sheets Anda.
- Aktifkan kembali workflow N8N. Sekarang, jika Anda bertanya tentang stok barang (misalnya, “apakah jaket bomber ready?”), bot akan mengambil data dari Google Sheets dan memberikan jawaban yang relevan (contoh: “Jaket bomber ready ya Kak stoknya ada 70”).
Menambahkan Memori ke Bot
Agar bot dapat mengingat percakapan sebelumnya dan memberikan respons yang lebih kontekstual:
- Tambahkan node ‘Memory’ dan pilih ‘Simple Memory’.
- Pada bagian ‘Session ID’, ambil Chat ID dari node Telegram ‘On Message’.
- Pada bagian ‘Context Window Length’, Anda dapat mengatur berapa banyak chat sebelumnya yang akan diingat oleh AI (default: 5 chat sebelumnya).
Dengan langkah-langkah ini, bot Telegram Anda kini berhasil terhubung dengan N8N dan Google Gemini, serta dapat menjawab pertanyaan dinamis dari Google Sheets dan mengingat percakapan sebelumnya. Selamat mencoba!

