Debian Server VS Ubuntu Server

Ya, Debian itu adalah bapaknya Ubuntu. Tadi saya merasa agak gusar karena sebagai pengguna Armbian berbasis Ubuntu Jammy yang supportnya sebenarnya sampai 2027, namun ternyata file-file repositorynya sudah tidak bisa diakses. Mungkin karena versi processor Arm memang tidak populer.

Berbeda dengan Armbian saya yang berbasis Debian. Armbian Debian Buster. Masih berjalan dengan baik dengan repository archive.

Khusus untuk Armbian, nampaknya saya akan memilih yang berbasis debian saja. Mungkin Armbian Ubuntu Jammy akan saya install ulang dengan Armbian Debian Bookworm.

Dari HDD ke FlashDisk

Server STB ini sudah berjalan selama dua tahun, system dengan SDCard dan backup serta penyimpanan file dengan HDD. Semuanya lancar. Namun kemarin HDD berbunyi dan data tidak bisa dibaca. Kemungkinan besar sudah rusak. HDD512MB itu berasal dari bekas Laptop. Penggunaannya sudah lama juga sih, kalau dilihat dari tahunnya 2009 , berarti sudah 16 tahun. Ya wajarlah rusak. Apalagi saya tidak menggunakan Energi Backup, dan listrik kadang hidup mati.

Akhirnya saya menggantinya dengan FlashDisk Sandisk 32GB. Mengganti dengan FlashDisk sebenarnya ada keunggulannya juga karena FlashDisk adalah drive non mekanik, energi yang dibutuhkan sangat kecil dan lebih tahan terhadap goncangan dan pemadalam listrik karena tidak mempunyai perangkat bergerak.

Kerugiannya daya tampungnya jadi kecil, tapi tidak mengapa karena hanya untuk menyimpan file dokumen dan hasil backup dari beberapa aplikasi. 32GB sementara cukup.

Okey demikian dulu semoga awet 🙂

Menggunakan JSON sebagai “Database” di PHP

Kadang kita ingin menyimpan data sederhana tanpa harus repot setup MySQL atau PostgreSQL. Salah satu alternatif ringan adalah menggunakan file JSON sebagai “database”. JSON mudah dibaca, fleksibel, dan PHP sudah punya fungsi bawaan untuk mengolahnya.

Di artikel ini, kita akan coba dua pendekatan:

  1. Query manual dengan foreach + preg_match.
  2. Menggunakan library JsonQ supaya query terasa mirip SQL.

Selanjutnya »

Setting Password Mariadb

Saya catat disini karena hal ini sering lupa. Jika kita baru saja install mariadb, maka langka pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan setting terhadap password root:

MariaDB adalah fork (turunan) dari MySQL, dan versi 10.11.11 adalah versi stabil dari MariaDB

Berikut langkah-langkah untuk memperoleh atau mengatur password root di MariaDB 10.11.11, misalnya setelah instalasi di Linux (Debian, Ubuntu, Armbian, dsb).

Selanjutnya »