Dulu saya pengguna Apache, apabila ada kebutuhan menampilkan daftar file di server dengan password sederhana sering menggunakan htaccess. Litespeed juga menggunakan htaccess. Namun kali ini server saya menggunakan Nginx.
Bagaimana jika menggunakan Nginx?
Jika meggunakan Nginx, kita harus melakukan konfigurasi di site-enable. Berikut caranya. Tested.
Jika Anda ingin membuat sebuah folder di server Nginx agar isi filenya bisa dilihat (directory listing) dan tetap aman dengan proteksi password, Anda bisa melakukannya dengan sangat mudah. Pada panduan ini kita akan membuat sebuah folder bernama direktorikamu, menampilkan daftar file di dalamnya, dan memberikan proteksi username + password.
1. Membuat File Password (htpasswd)
Walaupun Nginx tidak menggunakan .htaccess, Nginx tetap mendukung format password htpasswd.
Pertama, install dulu utilitasnya:
Lalu buat file password:
Masukkan password:
Command ini akan membuat file /etc/nginx/.htpasswd yang berisi hash password.
2. Mengedit Konfigurasi Nginx
Buka file konfigurasi Nginx, biasanya berada di:
Tambahkan konfigurasi berikut di dalam block server { ... }:
maka ubah menjadi:
3. Test Konfigurasi
Sebelum reload Nginx, pastikan tidak ada error:
Jika tampil syntax is ok dan test is successful, lanjut ke langkah berikutnya.
4. Reload Nginx
5. Selesai! Coba Akses Foldernya
Buka di browser:
Sekarang:
-
Muncul pop-up username dan password
-
Setelah login → daftar file dalam folder direktorikamu tampil otomatis
Penutup
Dengan konfigurasi ini, Anda bisa membuat folder berbagi dokumen di Nginx dengan tampilan daftar file yang otomatis, namun tetap aman karena diproteksi username dan password. Cara ini sangat cocok untuk keperluan berbagi dokumen internal, arsip, rapat, dan sebagainya.

