Semenjak Debian Buster tidak mendapat support lagi, memang ada keinginan saya untuk menggantinya ke Debian Bookworm. Namun karena aplikasi di Debian Bookworm sudah kompleks malas untuk mengganti dengan yang baru. Sebenarnya ada opsi upgrade namun kapasitasnya yang hanya 32GB sudah mepet dan ada potensi gagal juga. Apalagi kalau saya install Debian Bookworm akan ada dua tangga yang harus saya lalui, karena Buster memang sudah terlalu tua.
Kalau saya itung-itung, betapa ribetnya menginstall semua yang ada di Bookworm:
- LAMPP
- Docker + Container
- Home Assistant
- Samba
- Samba Printer
- fstab
- PiHole
dan masih banyak lainnya.
Pengalaman baru install Bookworm
Saya memang sudah agak lupa caranya krena terlalu lama tidak install Armbian. Yang saya ingat hanya iso yang di burn ke sdcard class 10 dengan rufus atau balena etcher.
Ternyata baru sadar install itu walau sekedar copy agak lama juga. Mungkin karena masih menggunakan USB2. Copy 30 menit dan verify 30 menit dengan kecepatan transfer hanya 1 Mbps.
Kedua tidak ada setting apapun seperti cara install sebelumnya, seperti harus menyesuaikan dtb dan sebagainya. Tapi memang saya emndapatkan iso sebagaimana yang saya sampaikan di Armbian Sources .
Dan setelah saya timbang-timbang, terutama dengan RAM yang terbatas hanya 2GB, nampaknya saya akan memilih menggunakan sistem manual / non docker. Ok segitu dulu informasi dari saya. Mudah-mudahan bermanfaat.
Berikut ini kenampakannya:

Enjoy …

