Maksi di RS Muhammadiyah Bandung Tla

Daging ungkep. Menurut saya masakannya enak 🙂
Kelas 3 yang Nyaman

Ada beberapa hal yang saya baru tahu, ternyata pengguna BPJS kelas 3 tidak bisa naik kamar ke kelas 2 atau 1.
Di RS Muhammadiyah Bandung Tla, saya mendapati kelas 3 ternyata jauh diatas bayangan saya.
- Masih ada privasi walaupun sekat korden.
- Ada 2 colokan charger.
- Ada Box standard dan kursi yang berfungsi sebagai tempat lenyimpanan barang dan meja.
- Kipas angin dan exhouse. Senang karena sy anti AC
- Space penjaga yang cukup luas dengan pengaturan arus keluar masuk orang yang baik.
Memang di kelas 3, satu kamar ada 6 bed bersekat dan 1 kamar mandi. Sy kira sdh ok.
Sebelumnya saya membawa ibu saya di kelas 1. Perbedaannya satu kamar 2 orang dengan fasilitas kamar mandi bareng.
Kesimpulannya, walaupun di kelas 3 It’s okay, tidak ada kendala sama sekali.
Menunggu dan Membaca

Saat ini saya sudah menunggu panggilan di klinik RS Muhammadiyah Bandung Tulungagung.
Sudah 3 jam. Dan tentu saja membosankan duduk di selasar.
Selain saya, yang lain, buanyak.
Kebanyakan nganggur duduk-duduk bengong. Sebagain lainnya mainan HP, dan sebagian lainnya, ngobrol dengan calon pasien lain.
Sebagai lembaga besar yang mengusung kemajuan, menurut saya sayang PCM Muhammadiyah tidak bisa memanfaatkan hal ini.
Menaruh buku-buku, Majalah Muhammadiyah di pojok-pojok selasar dengan topik keislaman dan ke-Muhammadiyahan mungkin sangat bermanfaat bagi Muhammadiyah dan pasien yang sedang membunuh waktu.
Setidaknya ada Suara Muhammadiyah sehingga kita mengetahui kiprah Organisasi Islam Modern ini.
Menunggu
Ketika menunggu antrian, apa yang kita lakukan untuk membunuh waktu?
Kebanyakan kita, dan saya juga, adalah dengan scrool scrool hp, baca status sosmed.
Tapi saya punya yg lebih dari itu, karena saya suka membuat tulisan, atau lebih tepatnya catatan. Karena tulisan lebih kompleks dibanding catatan.
Dalam beberapa jam antre, ada beberapa lintasan pikiran yang saya ketik dalam blog.
Dulu ngeblog tidak mudah, harus didepan komputer yang terhubung internet. Namun sekarang lebih mudah.
Kita tinggal membuka aplikasi WordPress, dan membuat catatan. Layar Smartphone menurut saya sudah cukup memadahi.
Disamping fitur autocomplete dan autocorrect yang sangat membantu.
Yuk ngeblog lagi untuk healing dan menjaga kesehatan mental.
Enjoy …


