Menulis Buku dengan Markdown
Kemarin saya menulis buku dengan Markdown. Menulis buku dengan markdown bagi saya lebih mudah dibanding menggunakan Word Processor.
Kemudian untuk mengkonversinya menjadi dokumen yang siap dibaca (PDF) saya menggunakan pendekatan HTML based, bukan Latex. Pendekatan menggunakan Latex menurutku lebih rumit baik dari segi instalasi dan penggunaannya.
Kelebihan menulis dokumen menggunakan Markdown menurut saya…
Pertama tentang konsistensi. Markdown mmepunyai konsistensi penulisan. Konsistensi penggunaan heading dalam struktur tulisan.
Kedua, sintaknya bersih. kalau kita melihat struktur di markdown maka itu adalah struktur dokumen. Kalau di word processor, banyak style yang melekat pada text, sehingga penampakan tulisan terlihat terstruktur padahal aslinya banyak yang terlihat terstruktur karena inline style.
Ketiga, perubahan stylenya sangat mudah. Sebenarnya di word processor juga bisa, hanya saja menggunakan word processor mudah tergoda untuk melakukan intervensi pada text menggunakan inline style.
Keempat fleksibel, karena format markdown mudah untuk dikonversi ke format lain seperti PDF, HTML, dan gambar. Selanjutnya »